My Memories

Pelengkap Hidupku

Monday, August 8, 2011

DIRIMU DULU...DIRIMU KINI

Mungkin dulu ada masa-masa indah hadir mengisi kehidupan mu,
Ketika masa itu berlalu, mengapa harus bersedih?
Mungkin dulu ada kisah-kisah indah yang terajut mesra di jiwamu ,
Ketika kisah itu harus berakhir mengapa harus disesali?
Mungkin dulu ada hari-hari indah penuh senyuman mewarnai hari-harimu ,
Ketika semua meninggalkanmu ,mengapa harus terhanyut didalamnya?
Bukankah hidup itu bagaikan sebuah roda putaran?

Ada masa datang dan ada masa pergi
Senang dan susah, sedih dan gembira adalah sebuah irama kehidupan
Yang datang silih berganti, serta tak mungkin dihindari,
Bersenang-senanglah dikala susah, bergembiralah manakala sedih,
Mungkin esok lusa engkau akan bertemu dengan Kesenangan dan kegembiraan
Bila dirimu tidak mampu melupakan saat-saat sedih dan duka
Maka cubalah bersahabat dengannya,

Dikala engkau mampu mengambil makna darinya
Saat itu kau akan bersyukur
Betapa indahnya hari-harimu yang telah lalu ,betapapun pahitnya
Ia adalah ubat bagimu, sebuah penawar kehidupanmu,
Yang dengannya engkau menikmati manisnya iman...
Sesuatu yang awalnya pahit yang akhirnya berbuah manis




Dari air kita belajar ketenangan.
Dari batu kita belajar ketegaran.
Dari lebah kita belajar memberikan banyak manfaat bagi sesama.
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri.
Dari padi kita belajar rendah hati'
Dari ALLAH kita belajar tentang kasih sayang yang sempurna.

Melihat keatas memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah,bersyukur atas semua nikmat yg kita dapat.
Melihat ke samping memperoleh semangat ukuwah dan kebersamaan.
Melihat ke belakang sebagai pengalaman yang berharga.
Melihat ke dalam untuk interospeksi diri.

Bila kau berdukacita mengadulah pada lubuk hati,
Disana kau bakal menemui bahwa
Engkau sedang menangisi sesuatu yang pernah engkau syukuri...
Dibalik tangis itu ada kebahagiaan
Dibalik tangis itu ada senyuman..
Dibalik tangis itu ada anugerah...
Alangkah bahagianya hati yang duka

Yang bisa menyanyikan lagu kebahagiaan dengan hati yang gembira...
Apakah engkau sepertiku putri kegelapan hatiku?
Apakah engkau juga merenung seperti fikiran-fikiran liarku?
Dan berucap dengan bahasa yang luas
Kerana engkau telah membentangkan cakrawala

Dan aku membentangkan jiwaku
Dan saat kebahagiaanku tiba aku merengkuhnya dalam pelukan
Dan berdiri tegak di ketinggian sambil berteriak kemarilah-kemarilah!
Kerena kebahagian telah datang padaku hari ini
Dan saksikanlah sesuatu yang membahagiakan itu
Tersenyum di mentari lalu kubisikkan kata "selamat tinggal kegelapan"

No comments: