My Memories

Pelengkap Hidupku

Monday, April 5, 2010

Sepi sekeping hati...

Hati ini
Seringkali berbicara
Dimanakah arah haluan hidupku,
Hati ini sering berkata
Alangkan indahnya hidup bersama orang tercinta
Hati ini sering berdetik
Andai aku dapat putarkan waktu
Inginku bersama orang yang mencintaiku

Tapi itu hanya impianku
Impian yang hanya bebayang mimpiku
Bebayang yang tak mungkin berubah
Bagaimanakah kesudahan hidupku
Adakah aku mampu bertahan bersama siDIA
Adakah aku mampu mengharungi liku hidup ini
Penuh ranjau berduri,
Penuh dengan serpihan kaca

Ahhhhhhhhh.....
Hidup umpama roda.....
Tapi sampai bila harus aku keluh resah
Sampai bila harus aku menanggung kepiluan ini
Sampai bila Ya Tuhan ku
Berdosakah aku
Berdosakah aku sekiranya aku inginkan kebahagian itu
Ya Allah
Berilah petunjuk padaku
Aku hanya berserah padamu
Tapi aku benar-benar berharap
Agar
Keajaiban itu miliku
Engkau serahkan aku pada mereka
Mereka yang mencintaiku
MEreka yang menyayangiku
Mereka yang mengerti hati dan perasaanku
Mereka yang dapat melindungiku
Mereka yang dapat menjagaku
Mereka yang dapat membimbingku.

Luahan hati ini pernah di paparkan pada Jan 2008 di sini.... impian seorang isteri dari melepaskan diri dari cengkaman seorang suami yang tidak pernah mengenali erti keinsafan.... dan keajaiban yang di pohon akhirnya termakbul jua....
Kini segala-galanya telah berubah.... beliau kini menjadi seorang ibu... seorang bapa... seorang kakak...seorang abang... seorang pekerja dan juga... seorang pelajar... tanggungjawab2 itu dipikul seorang diri... bebanan yang di tanggung cukup menguji jiwa.. minda.... namun dia harus gagahi jua demi kebahagiaan mereka ini... setahun berlalu.... hidup dia masih lagi sama... tiada apa yang mampu di lakukan kecuali berserah.....

DIMANA
Mereka yang mencintaiku
MEreka yang menyayangiku
Mereka yang mengerti hati dan perasaanku
Mereka yang dapat melindungiku
Mereka yang dapat menjagaku
Mereka yang dapat membimbingku.

Pencarian demi pencarian akhirnya dia bertemu dengan orang yang sanggup memberikan semua itu... tapi... dimana pengakhiran hubungan itu... kini dia sedar... hubungan itu tidak menjanjikan apa2 lagi... dia tidak sanggup melepasi halangan2 di hadapan mereka..... seperti biasa... dia masih ingin menjaga hati dan perasaan orang2 yang di sayangi... di kasihi ... dan di cintai..... kerana merekalah hidupnya di hiasi dengan senyuman walaupun adakalanya disusuli dengan tangisan... tapi dia tetap redha akan ketentuan Illahi....

Hari demi hari yang berlalu dirasakan begitu pantas... hubungan itu masih lagi kukuh di hati sanubari dia.. namun tidak dapat lagi dia memujuk hati apabila di beritahu yang hubungan ini tidak ada penghujungnya kecuali org yang ku harapkan hdup bersama2 pergi dahulu..... sebak.... pilu... bukan itu yang aku harapkan.... bukan itu yang aku inginkan.... impian aku bersama2 mengharungi suka duka sebuah kehidupan berkeluarga yang harmoni... di sisi mereka yang di sayang... lagipun amat berat utk aku menerima keputusan itu kerana aku menyayangi semua keluarga itu... aku tak ingin untuk mengambil alih... tapi aku nak bersama melalui kehidupan ini....

Namun jika ini satu keputusan yang dibuat... sedarlah aku kini.... apa yang anak aku ingatkan pada aku semua silih berganti terbayang di ruang benakku... kenapa tiada lagi deringan telefon untuk dia dari keluarga sana... kenapa tiada lagi balasa sms dari sana... kenapa tiada lagi kata2 rindu dari abg dan kakak... semuanya kini menjauhkan diri.... kesibukan mereka telah membataskan utk terus berhubung dengan kita syg..... namun alasan itu tidak diterima lagi... kesibukan itu pernah berlaku sejak dulu lagi ibuku.... kenapa terlalu banyak alasan ibuku.... kenapa harus k3 yang perlu mulakan....

Wahai anakku.. terimalah itu semua sebagai cabaran untukmu... tumpukanlah pelajaran mu sayang... baru kini ku tahu kenapa pelajaran dia merosot.... Ya Tuhan... dia begitu mengharapkan untuk berjumpa dengan keluarga di sana.... dia terlalu rindukan keluarga di sana sehingga memberitahu kawan2nya... cuti sekolah nak balik kg... jumpa mama.. ayh.. abg,.. kakak... tapi semua itu tdak berlaku... dia mengadu pada kawan baiknya.. sewaktu exam tempohari... mama dan ayh tak call pun ucap selamat jwb exam seperti selalu.... semuanya terbongkar kini.... maafkan ibumu anakku.... aku tak mampu lagi utk membawa dirimu bertemu mereka yang kau rindui.... bagaimana lagi harus memujuk hati kecil itu..... aku juga rindukan semua kenangan itu sayang...
Maafkan umi syg....

No comments: